Ia mengungkap karena kenaikan harga elpiji 3 Kg belakangan ini, telah menjadi isu utama yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat Kolaka Timur.

Operasi pasar ini, lanjut Supriadi, juga dalam upaya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan elpiji, dinas bersama PT Pertamina Patra Niaga bekerja sama atas kepedulian terhadap masyarakat.

Supriadi menjabarkan, dalam operasi ini pihaknya menyediakan 560 tabung gas untuk satu titik. Sehingga, jika di total, di tiga kecamatan berjumlah 1.680 tabung, dan dijual dengan harga Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu, lebih terjangkau dari pada harga dipasaran.

"Kerjasama ini, merupakan bukti nyata komitmen Bupati Kolaka Timur, untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kenaikan harga maupun kelangkaan elpiji 3 Kg," ungkapnya.

Terpenting kata Supriadi untuk menekan inflasi daerah, jadi kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Dinas Perdainkop dan UKM dan PT Pertamina Patra Niaga ini telah menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.