Stakeholder lain yang ikut berkontribusi dalam bantuan tersebut salah satunya yaitu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang memberi mesin bahan bakar gas sebagai konversi dari mesin berbahan bakar minyak yang diberikan sebanyak 500 unit.
Adapun Dinas Pertanahan memberi sertifikat tanah bagi 100 nelayan yang mempunyai tanah kurang dari dua hektare di pesisir Kota Kendari, juga BPJS Ketenagakerjaan yang memberi tiga jaminan sosial kecelakaan kerja dan kematian untuk nelayan dan Bank Negara Indonesia (BNI) yang memberi Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) kepada 100 nelayan.
Baca Juga: Dinas Cipta Karya Genjot SDM Konstruksi Berkualitas di Sulawesi Tenggara
Semua bantuan tersebut diserahkan secara langsung di halaman Kantor Dinas Perikanan yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari beserta seluruh stakeholder pemberi bantuan dan puluhan perwakilan nelayan pada Rabu (16/11/2022).
Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengakui potensi perikanan yang menurutnya bisa dijual ke kota-kota lain di sekitar Kota Kendari. Ia berharap, nelayan dan pelaku industri perikanan tidak hanya mengandalkan ikan dari laut saja, tapi juga dikembangkan melalui inovasi budidaya dengan kearifan lokal.
