Di tweet lainnya, mantan Komisaris PT Pelindo itu mengatakan, pemimpin yang dewasa itu yang mendengar semua kritik rakyatnya, bukan malah menyerang balik rakyatnya.

"Pemimpin yang dewasa itu mendengar kritik, baik yang membangun maupun yang menjatuhkan. Bukan yang segera bereaksi untuk menyerang balik, atau membiarkan bawahan atau orang-orang yang mengatasnamakan dirinya menyerang balik. Kabur substansi kritiknya," jelasnya.

Diketahui, Ruslan Buton ditangkap di kediamannya di Dusun Lacupea, Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada, Kamis (28/5/2020). Kabarnya, Ruslan Buton pun dijerat dengan pasal berlapis.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Haerani Hambali