KENDARI, TELISIK.ID - Makin meningkatnya jumlah pekerja terutama sektor informal guna memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, Pemkot Kendari menggelar workshop kader pelayanan kesehatan.
Digelarnya kegiatan itu diharapkan pekerja informal pentingnya kesehatan terutama dalam meningkatkan dan memelihara kesehatan di semua jabatan, termasuk pencegahan penyimpangan kesehatan yang disebabkan oleh kondisi pekerjaan, perlindungan kerja dari risiko akibat yang merugikan kesehatan.
Selain itu, masalah gizi, penyakit tidak menular, dan penyakit menular, para pekerja informal juga memiliki risiko keselamatan dan kesehatan terkait pekerjaannya yang dapat mengganggu produktifitas mereka seperti kondisi lingkungan kerja yang berbahaya, masalah kesehatan seperti gangguan otot rangka, gangguan mata dan gangguan kesehatan kulit.
Baca Juga: Potensi Kelautan dan Perikanan Melimpah, Pengusaha Korea Tertarik Investasi di Sulawesi Tenggara
Para pekerja informal terpapar potensi bahaya pekerjaan, dengan kecenderungan pemilik yang secara langsung bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan kerja mereka, terutama yang berhubungan dengan berbagai penyakit dan gangguan akibat kesehatan dan kecelakaan kerja.
