BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Di tengah arus modernisasi yang terus bergerak maju, masyarakat Desa Kaimbulawa, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, tetap mempertahankan dan melestarikan tradisi leluhur mereka, salah satunya ritual adat sangka.
Tradisi tersebut ditandai dengan memberi makanan ke laut dan dilepas dengan penuh kelembutan. Kemudian, masyarakat desa bersama-sama duduk bersila dan memohon doa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bala, diberi rezeki dan umur panjang, dan dilanjutkan dengan makan bersama.
Tradisi tersebut telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Desa Kaimbulawa selama berabad-abad, dan merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang mereka.
“Tradisi ini dilaksanakan satu tahun sekali, biasanya selesai lebaran Idul Adha, tapi kita lihat lagi kondisi air laut. Kalau sudah sesuai kemudian kita sepakat untuk menentukan hari,” beber Sarita, seorang Hukum Adat Desa Kaimbulawa.
Ritual adat sangka merupakan bagian dari tanda penghormatan dan persembahan kepada leluhur. Dalam keyakinan masyarakat Kaimbulawa, arus dan ombak akan membawa persembahan tersebut ke alam spiritual dan diharapkan akan diterima dengan baik.
