"Insya Allah, sesuai kesepakatan dengan Komisi II DPRD, pembangunan kios akan ditambah sekitar kurang lebih 400," sebutnya.
Ia berharap dengan bantuan itu dapat meringankan beban para pedagang. Pemkab tidak tinggal diam. Bila tak ada aral melintang, tahun 2021, para pedagang akan dibangunkan kios yang lebih representatif di lokasi kebakaran.
"Perencanaannya sudah tuntas. Kita juga sudah masukan proposal di Kementrian Perdagangan. Insya Allah, akan disahuti dengan anggaran Rp 12 miliar," ujarnya.
Awalnya, dari jumlah pedagang yang kiosnya terbakar sebanyak kurang lebih 600 orang. Setelah diverifikasi tinggal kurang lebih 400 orang. Tidak menutup kemungkinan jumlah itu bertambah, dengan catatan para pedagang dapat memperlihatkan bukti-bukti sebagai alas haknya.
"400 pedagang yang mendapat bantuan itu adalah benar-benar korban kebakaran," tukasnya.
