Baca Juga: Pasha Ungu Hibur Masyarakat Kota Kendari, Nyanyi Bareng Pj Wali Kota Kendari

Ketut mengungkapkan, tidak ada ruangan khusus atau istimewa yang disiapkan untuk para caleg yang depresi sejak 2006 silam. Pihaknya juga sudah memiliki ratusan bed. Sehingga RSJ hanya menfasilitasi ruangan yang diinginkan pasien yang tentunya sesuai tipe kelas BPJS-nya saja.

"Saya maunya caleg sukses tidak ada yang sakit, tidak ada yang depresi atau stres. Untuk menghindari itu, sebaiknya tiap individu memahami mekanisme pertahanan diri, yaitu proses mental sadar atau tidak sadar yang membantu meringankan atau menghindari kecemasan berlebih. Caranya, para caleg yang gagal tidak terlalu fokus dengan kegagalannya dan tidak memendam masalahnya sendiri sehingga memicu stres hingga harus dirawat," tambahnya.

Ketut menyebutkan tidak tahu menahu mengenai adanya caleg yang datang berobat usai kalah Pemilu 2019 lalu. Hal itu dikarenakan mungkin saja para caleg tersebut menyembunyikan identitasnya agar tidak diketahui, atau memilih berobat di wilayah lain.

Meski begitu, pasca pemilu lalu, memang RSJ Sultra mengalami peningkatan bed hingga sekarang. Ketut mengakui, kali ini tren orang mengalami kesehatan mental juga meningkat.