"Sebelumnya kan dalam rumah itu ada 6 orang yakni almarhum RR, istri, anak, menantu, dan cucunya 2 orang. Dan ternyata selama ini yang kita liat dari luar itu satu rumah tetapi di dalamnya ternyata ada dinding pemisah antara rumah RR dan istri dengan rumah anak, menantu dan juga cucunya. Makanya saat istri RR dinyatakan positif, penghuni rumah yang lain tidak tertular karena tidak pernah bersentuhan ataupun kontak langsung," tambahnya

Tetangga RR pun tidak merasa tertekan dengan meninggalnya pasien positif COVID-19.

"Alhamdulillah warga disini tidak ada yang tertekan, karena pemikiran mereka, almarhum ini punya penyakit bawaan. Tetapi kami tetap mengawasi warga disini untuk tetap di rumah," pungkasnya

 

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim