Menurut pantauan Telisik.id, kondisi jalan tersebut dipenuhi dengan jalan berlubang hampir disepanjang jalan. Apa lagi pada saat di siang hari dipenuhi dengan debu sampai mengganggu pernapasan warga dan pengguna jalan. Pada saat di musim hujan, kondisi jalan itu bercampur lumpur dan tergenang air sampai pengguna merasa kesulitan.
Sementara, jembatannya juga terbuat dari kayu sangat berbahaya dan ekstrem jika dilewati pengendara roda dua maupun empat.
Koordinator Lapangan, Irwan Efendi mengatakan, seharusnya pemerintah bisa membuka mata dengan masalah keluhan masyarakat untuk merealisasikan pembangunan jalan demi kelancaran ekonomi. Ia berharap Pemerintah Sulawesi Tenggara dalam hal ini, Ali Mazi segera menepati janjinya demi kenyamanan masyarakat ketika berkendara dan distribusi hasil produksi pertanian.
"Saat ini kondisinya memprihatinkan dan luput dari perbaikan, padahal jalan itu masuk dalam janji politik Ali Mazi tahun 2018 pada saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara," katanya pada, Senin (15/5/2023).
Ia membeberkan, potensi dan kekayaan alamnya di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan cukup melimpah hingga menjadi andalan masyarakat untuk pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Lalembuu.
