Fitur-fitur ini telah membuat para peneliti menduga bahwa salp mungkin memainkan peran penting dalam pompa biologis. Karena ledakan besar zooplankton yang relatif besar ini dapat secara efektif mengangkut karbon ke kedalaman melalui pelet tinja yang berat dan cepat tenggelam, migrasi vertikal yang membuat pelet tersebut memulai perjalanan mereka ke kedalaman, dan tenggelamnya bangkai salp yang tak terhitung jumlahnya selama mekar (sebab salp hanya hidup beberapa minggu saja).

Baca Juga: Fakta Unik Hickory Horned Devil, Ulat Bertanduk Setan

Dalam studi tersebut, tim berhasil mengamati salp. Mereka menemukan bahwa, sebagai perbandingan, mekarnya salp yang diamati mencakup lebih dari 11.000 km2, kira-kira seukuran Connecticut.

Dengan percobaan di atas kapal yang menunjukkan salp mampu mengekspor rata-rata harian 9 miligram karbon melalui setiap meter persegi pada 100 meter di bawah mekarnya, jumlah karbon yang diekspor ke laut dalam adalah sekitar 100 metrik ton per hari.

Sebagai perbandingan, mobil penumpang biasa mengeluarkan 4,6 metrik ton per tahun. Membandingkan nilai-nilai ini menunjukkan karbon yang dihilangkan dari sistem iklim setiap hari mekar sama dengan menghilangkan 7.500 mobil dari jalan raya. (C)