Olehnya itu, pada saat BEM UI mengeluarkan isu The King Of Lip Service kepada presiden yang sempat di retas akun media sosialnya, pihaknya pun memasang tulisan tersebut di Kendari.

"Jadi kami menolak Munas Kadin di tengah meningkatnya pasien positif COVID-19 di Kota Kendari. Kedua, menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap BEM UI, dan ketiga terkait hasil tes TWK pejabat KPK," jelasnya.

Baca Juga: Hadir di Kendari, DPP KNPI Sentil Jokowi dengan Catatan Buruk Sultra

Fadri juga menceritakan, setelah pemasangan baliho The King Of Lip Service di batas kota tak lama kemudian baliho itu dicopot.

"Jadi tadi poster The King Of Lip Service itu saya pasang sekitar jam 3 sore, namun 1 jam kemudian pada saat keluar untuk memantau posternya ternyata sudah dicopot," pungkasnya.