Baca Juga: Arsjad Rasjid Dorong Munas Kadin Dukung Potensi Daerah, Termasuk Aspal Buton
Sebelumnya, BEM UI melalui akun media sosial Twitter @BEMUI_Official memberikan label Presiden Jokowi dengan sebutan ‘King of Lip Service’. Gelar ini diberikan, lantaran Jokowi dinilai tidak konsisten dalam setiap ucapannya.
“Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu. Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya,” cuit BEM UI dalam akun media sosial Twitter.
Pihak BEM UI dalam kicauannya menyatakan, setiap ucapan Jokowi tidak pernah konsisten. Menurutnya, hal itu hanya janji di mulut saja.
Berdasarkan data KontraS yang dikutip BEM UI, terdapat 1.500 laporan kekerasan aparat kepada pendemo tolak UU Cipta Kerja terjadi.
