KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara terus melakukan pembenahan, yang kali ini sedang berusaha menambah pengakuan atas Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) secara nasional.

Belum lama ini Dikbud Sulawesi Tenggara mendapatkan penghargaan oleh Kabupaten Bombana dengan kategori Mewuwusoi. Penghargaan ini diberikan di Jakarta yang diterima oleh Kadis Dikbud Sulawesi Tenggara, Yusmin.

Mewuwusoi merupakan ungkapan kegembiraan dan rasa syukur akan berhasilnya panen musim tanam pada tahun tersebut yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Hal tersebut diilustrasikan dalam sebuah tarian molulo atau molicu.

Baca Juga: Update Jadwal KMP Bahteramas Rute Kendari-Langara Periode Desember 2023

Di daerah Bombana khususnya desa Hukaea Laea, mereka masih percaya dan menjalani tradisi Mowuwusoi tersebut. Ritual Mowuwusoi merupakan persembahan sujud syukur atas limpahan alam yang diberikan oleh Yang Kuasa kepada manusia. Ritual Mewuwusoi sendiri sering dilakukan pada etnis Moronene yang ada di Desa Hukaea Laea seperti dilansir dari Researchgate.net.