Dalam penjelasannya, Prabowo sempat menyinggung partai-partai yang bergabung di KIM memiliki kemampuan yang mumpuni untuk memenangkan Pilpres 2024. Karena itu, dia sangat yakin bisa meraih suara dominan dari pemilih.

Namun, dia tidak mengurai kemampuan apa saja yang dimiliki oleh setiap parpol pengusung dan pendukungnya. Prabowo juga tidak menyebut secara tegas ideologi parpol-parpol di KIM. Dia hanya mengatakan, masing-masing memiliki sektor yang mengutamakan golongan profesional, golongan nasionalis, dan religius.

Baca Juga: Prabowo Makan Malam Bareng Ridwan Kamil, Kode Keras Duet?

“Intinya kita adalah Poros Tengah. Kita maunya persatuan nasional, kekeluargaan, persahabatan. Dengan pesaing-pesaing kita pun kita anggap saudara kita, kita akan santun, kita akan bersaing dengan baik,” tandas Prabowo.

Poros Tengah adalah istilah yang mengacu kepada koalisi partai-partai Islam yang dibentuk setelah Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) memenangkan Pemilu Legislatif 1999. Poros Tengah juga kerap dijuluki sebagai Fraksi Reformasi. Poros Tengah saat itu terdiri dari PAN, PKB, PPP, PK (Partai Keadilan yang kini menjadi PKS) dan PBB.