MUNA, TELISIK.ID - Balai Desa Wawesa, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, yang disegel pendukung Calon Kepala Desa (Cakades), La Ode Askar sejak 28 Maret lalu, akhirnya berhasil dibuka, Senin (29/5/2023).
Sempat terjadi aksi saling dorong, saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan membuka segel. Beruntung, berhasil diredam oleh aparat kepolisian dan TNI.
Plh Camat Batalaiworu, Maman Ridwan menerangkan, Balai Desa Wawesa disegel pendukung Cakades La Ode Aksar karena tidak terima dengan pelantikan kades terpilih hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU), LM Baidar. Karena sudah lebih dari dua bulan pelayanan dilakukan di luar balai desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Wawesa bersurat ke Pemkab Muna dan menembuskan ke Polres serta Kodim 1416 Muna untuk membuka segel itu.
"Kita memfasilitasi, karena menyangkut pelayanan masyarakat," kata Maman.
Kades Wawesa, LM Baidar mengaku, pasca penyegelan balai desa itu, pelayanan masyarakat banyak yang terhambat. Salah satunya, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan pertama yang sampai saat ini belum dibagikan pada 59 kepala keluarga (KK).
