KENDARI, TELISIK.ID - Menanggapi aksi yang dilakukan oleh sejumlah massa mahasiswa yang melakukan pengrusakan fasilitas umum. Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh pun angkat bicara.
Ia mengatakan, massa aksi yang melakukan hal tersebut bukanlah seorang mahasiswa, melainkan oknum yang provokatif yang ikut bergabung dalam masa aksi.
"Bukan bagian dari mahasiswa itu, saya yakin kalau orang-orang terpelajar tidak akan bertindak seperti itu. Membuat kegaduhan, apalagi sampai merusak sejumlah fasilitas publik," ungkapnya saat memantau situasi demo.
Ia juga meminta, agar pelaku pengrusakan untuk diproses hukum agar tidak terulang lagi di kemudian hari.
"Harus diproses secara hukum, orang-orang yang melakukan pengrusakan dan kericuhan dalam masa aksi. Untuk itu saya meminta pihak kepolisian, segera usut dan tangkap oknum-oknum tersebut, dan diproses berdasarkan hukum yang berlaku," jelasnya.
