Di lokasi banjir juga tampak sejumlah pemuda mengarahkan kendaraan yang melintas untuk berhati-hati, karena terdapat got dan lubang di pinggir jalan.
"Jangan terlalu di pinggir, baik motor dan mobilnya pak, karena banyak lubang itu," ujar seorang pria yang di pinggir jalan sembari mengatur kendaraan.
Banjir juga mengakibatkan antrean di jalan, karena pengendara tidak mengetahui jika ada lubang atau jalan rusak di tengah jalan akibat terendam banjir.
Selain di Jalan DI Panjaitan, titik banjir juga terpantau di jalan menuju Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, tepatnya di Jalan Wanggu yang juga mengakibatkan antrean panjang kendaraan.
Asriadi yang merupakan warga sekitar mengatakan, harusnya menjadi perhatian pemerintah untuk memperbaiki drainase agar jalan tidak tergenang banjir jika hujan turun.
