Menurut bupati, ada banyak aset yang memang harus dihapus. Selain karena umur ekonomis, juga karena secara fungsional memang sudah tidak bisa dipergunakan lagi dan akan memakan biaya yang cukup mahal kalau harus diperbaiki lagi.
Untuk itu, kata dia, pihaknya akan berupaya mengambil langkah dan menentukan kendaraan mana yang masih bisa diperbaiki untuk kepentingan jalannya roda pemerintahan dan kendaraan mana yang tidak bisa.
Baca Juga: Capaian Masih Rendah, Bupati Muna Turun Tangan Genjot Vaksinasi Dosis II
"Ada kendaraan yang memang kelihatan mengalami kerusakan cukup berat tetapi rasanya masih bisa diperbaiki lagi. Tapi nanti kita diskusikan kembali mekanisme penganggarannya dengan teman-teman di badan aset. Memang biayanya cukup mahal, tapi tentu masih lebih murah ketimbang kita melakukan pengadaan baru," tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar semua pihak menjaga aset-aset kendaraan yang ada termasuk masalah pajaknya, sebab tidak mudah mendapatkan pengadaan kendaraan baru yang memerlukan anggaran cukup besar. (C)
