"Para pelaku berbagi tugas. Ada yang mencegat truk, menyekap sopir dan kemudian membawa kabur truk. Sopir truk dibuang di kawasan Jawa Tengah," katanya.

Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nicolas Bagas menerangkan, ketiga pelaku sudah melakukan pembuntutan terhadap sasaran semenjak dari wilayah hukum Malang, tepatnya di pakis haji yang merupakan distributor rokok bermerek G.

"Di mana rokok tersebut akan dikirimkan ke Madiun, ternyata yang seharusnya rokok tersebut pada 8 Februari 2023 malam harus tiba di Madiun, namun dari hasil pengecekan oleh manajemen pabrik ternyata menyimpang dari arah yang seharusnya dan GPS kendaraan sudah mati," tuturnya.

Nicolas Bagas mengatakan, di waktu yang sama pihak menajemen mendapat informasi driver truk pembawa rokok tersebut ditemukan di daerah Banjar Jawa Barat dalam keadaan disekap baik mulut maupun tangan.

"Sedangkan untuk kendaraan truk ditemukan di daerah Purworejo Jawa Tengah dan dari catatan kepolisian, mereka adalah pelaku residivis antar lintas provinsi," katanya.