NEW YORK, TELISIK.ID - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres mengungkapkan, tidak bisa menerima pertempuran dan aksi saling serang yang berlanjut antara tentara Israel dengan kelompok militan di Palestina, termasuk di antaranya Hamas.

Dia mengingatkan, korban dari warga sipil berjatuhan akibat baku tembak yang tak kunjung usai tersebut. Karena itu dalam Sidang Majelis Umum PBB, dia menyerukan kedua belah pihak bahwa pertempuran harus segera dihentikan.

"Saya sangat terkejut dengan berlanjutnya pemboman udara dan artileri oleh pasukan pertahanan Israel di Gaza," ungkap Guterres dikutip dari AFP, Jumat (21/5/2021).

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat jumlah korban yang lebih tinggi yakni 230 orang termasuk 65 di antaranya anak-anak.

Guterres melanjutkan, di sisi lain yang juga tak bisa ia terima adalah penembakan roket secara serampangan oleh Hamas dan kelompok militan lain ke pusat-pusat populasi di Israel pun mengakibatkan 12 kematian, termasuk dua anak-anak dan ratusan orang luka-luka.