KENDARI, TELISIK.ID - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menyebut mata uang Rupiah sudah lebih baik dibanding kondisi pada bulan sebelumnya.
Sri Mulyani menuturkan bahwa, mata uang Rupiah sudah terdepresiasi sebesar 8,9% terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga hari ini.
"Rupiah sudah lebih menguat dibanding Maret lalu. Meskipun secara year to date (ytd), masih terdepresiasi sebesar 8,9%," ujar dia pada telekonferensi di Jakarta.
Sri juga menambahkan pada April, kondisi mata uang Rupiah sudah menemukan perspektif baru di tengah pandemi COVID-19. Namun, pihaknya, masih mewaspadai sejumlah hal yang dapat mengguncang Rupiah.
"Apabila dibandingkan volatilitas yang terjadi bulan Maret, bulan April relatif sudah agak lebih menemukan suatu presfektif baru. Meskipun kita tidak underestimate bahwa, gejolak mungkin masih akan terus terjadi karena ketidakpastian COVID-19 masih berjalan," ungkapnya, dilansir Okezone.com, Sabtu (9/5/2020).
