"Yah kami keluarga mau klarifikasi, seperti yang diberitakan itu. Jadi beliau itu keluar dari Rumah sakit karena memang sudah sesuai aturan. Kan beliau ini rujukan dari Puskesmas Motaha, beliau ini kan pakai BPJS. Nah BPJS itu ada masanya 1 minggu, karena beliau dirawat sudah 1 minggu makanya beliau diminta keluar dari Rumah Sakit. Makanya kami mau luruskan ini mau klarifikasi," ujarnya.

Meski sempat dikeluarkan dari Rumah Sakit Isran mengatakan, Evan tetap akan kontrol 3 sampai 5 hari di rumah sakit sesuai dengan arahan dari pihak rumah sakit.

Selanjutnya Isran mengaku alasan Evan sempat tinggal di rumah kos karena persoalan jarak ketika kontrol ke rumah sakit.

"Karena beliau dari Angata, baru kondisinya beliau yang tidak mungkin naik mobil Angata-Kendari hanya untuk kontrol. Makanya kami sewakan kos di Baruga supaya lebih dekat juga kalau mau kontrol," ungkapnya.

Baca Juga: Balai Karantina Kolut: Daging Impor Asal India Aman Konsumsi