Marlin menceritakan, Hugua sudah membantu para petani di Buton Utara dan sekitarnya sudah sejak tahun 1990 sampai sekarang melalui LSM Sintesa dan Yayasan Bina Insani.
"Melalui LSM nya beliau membangun koperasi simpan-pinjam untuk petani, nelayan dan ibu-ibu rumah tangga, selanjutnya beliau juga membangun sarana air bersih dan sanitasi desa, yang paling populer hingga sekarang adalah program pembinaan petani terhadap budidaya tanaman nilam dan teknik penyulingan minyak nilam, sekaligus disediakan pemasarannya," ungkapnya.
Pada program tersebut, lanjut Marlin, melalui Yayasan Sintesa kelompok tani dibantu bibit nilam dan juga pembangunan banyak ketel penyulingan dan juga memfasilitasi pemasaran minyak nilam hasil produksi petani.
Program tersebut sangat bermanfaat pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat dan masih bergulir hingga sekarang.
“Program-program tersebut didukung oleh lembaga donor dari Jerman,” kata Marlin.
