Dalam era ini, perubahan tidak terjadi secara bertahap seperti orang meniti tangga. Namun, perubahan pada era itu lebih menyerupai ledakan gunung berapi yang meluluhlantakkan ekosistem lama dan menggantinya dengan eksosistem baru yang sama sekali berbeda.
Perubahannya sangat cepat, fundamentalis dengan mengacak-acak pola tatanan lama untuk menciptakan tatanan baru.
Cristhensen (1997) menerangkan bahwa disrupsi merupakan perubahan besar yang mengubah tatanan. Bagian-bagian fenomena nya antara lain modernitas dan perkembangan teknologi yang pesat sehingga yang sangat merasakan ledakan ini adalah Institusi bisnis (korban) yang terdampak paling cepat.
Puluhan perusahaan besar yang mapan tumbang dalam waktu singkat akibat muncul pesaing baru yang tak teramalkan sebelumnya. Inovasi berkesinambungan tak cukup membuatnya selamat dari ledakan perubahan yang massif dan di luar dugaan ini.
Oleh karena itu, situasi atas fenomena ini merupakan gambaran era disrupsi yang kita sedang hadapi saat ini. Era inipun juga akan mematikan siapa saja yang enggan atau tak siap berubah. Meskipun hal ini terkesan kejam, namun disatu sisi memberikan efek lain yang dapat dinilai bahwa itu positif.
