Baca juga: Pertanyakan Survei Pilwali THI, AJP: Lucu dan Aneh

Kejadian itu bisa terulang karena ditopang keunggulan yang dimiliki Siska dibanding Rasak.

Najib menyebut, keunggulan yang dimiliki Siska hingga saat ini yakni belum menentukan siapa yang akan mendampinginya maju sebagai 02 di Pilkada 2024, sedangkan Rasak sudah mensosialisasikan bahwa ia akan maju bersama Politikus PDI-P Andi Sulolipu sebagai 02.

"Inilah sebenarnya sisi kelemahan ketika kita terlalu cepat menentukan siapa yang akan menjadi 02 kita. Kalau menurut saya, Rasak memang harus berani memikirkan jangan sampai kejadian 2017 lalu kembali terjadi 2024," ungkap Najib.

Kemudian, secara kolektifitas dengan nama besar Asrun dan Imran dapat menjadi kekuatan besar bagi Siska untuk menjadi bergaining atau daya tawar di DPP Partai NasDem.