CHONGQING, TELISIK.ID - Pembangunan sistem pendeteksi asteroid China memasuki tahap konstruksi baru setelah fase pertama selesai pada Desember 2022 lalu.
Fase pertama terdiri dari empat radar berdiameter 16 meter di dekat Chongqing di barat daya China. Proyek "China Compound Eye" atau Fuyan akan membuat jaringan antena radar yang akan memantulkan sinyal radar dari objek yang jauh untuk mencitrakan dan melacak asteroid.
Fuyan juga menentukan apakah asteroid dapat mengancam bumi atau tidak. Para ilmuwan kemudian mem-ping sinyal dari bulan untuk memverifikasi kelayakan sistem dan teknologi utamanya.
“Setelah konstruksi tahap kedua selesai, kami akan dapat mengamati asteroid dengan diameter hanya puluhan meter sejauh 10 juta kilometer,” kata Zeng Tao, Wakil Direktur Institut Riset Teknologi Radar di bawah Institut Teknologi Beijing dikutip dari laman Sindonews.com, Selasa (21/2/2023).
Baca Juga: NASA Temukan Asteroid Raksasa Mendekati Bumi, Manusia Diimbau Waspada
