Melansir Antariksa.republika.co.id, fase baru sekarang sedang dibangun sekitar 25 antena radar, masing-masing dengan diameter 30 meter. Pekerjaan tersebut diharapkan selesai pada tahun 2025.

Fase ketiga kemudian akan dimulai untuk memperluas jangkauan deteksi Fuyan hingga 150 juta km. Proyek ini menggunakan beberapa larik yang lebih kecil untuk mensimulasikan sistem apertur yang lebih besar untuk memungkinkan deteksi ruang dalam.

Baca Juga: Berpotensi Berbahaya, Asteroid Ini Bakal Lewati Bumi Awal April 2022

Hal ini akan memungkinkan pendeteksian ruang angkasa bagian dalam. Administrasi Luar Angkasa Nasional China mengatakan, mereka sedang mengerjakan rencana pertahanan bumi.

Cakupan pelacakan objek dekat planet dan meluncurkan uji defleksi asteroid yang mirip dengan misi DART NASA dalam beberapa tahun mendatang. Proposal lain untuk kemampuan pelacakan asteroid China termasuk mengirimkan konstelasi satelit ke orbit mirip venus. (C)