"Jadi dia tanpa tes lagi, jadi kita punya potensi (pengembangan) minat bakat. Kalau dia punya golden ticket pakai sertifikat juara robotik, atau mengikuti robotik internasional, dia kita arahkan untuk prestasi robotik," jelasnya.

Di lain pihak, Ibu Alyah Qanita, Ismawati Puspaoni menceritakan, anaknya tersebut memiliki bakat desain robot sejak usia 7 tahun.

Awalnya hanya menggambar manual di buku gambar, yang juga salah satu hobinya. Saat menginjak usia 13 tahun, Alyah baru bisa menggambar menggunakan aplikasi Corel Draw.

"Bukan saja robot yang digambar tapi kartun. Seiring berkembangnya teknologi, melihat saya suka desain menggunakan aplikasi Corel Draw di laptop, maka dia juga tertarik untuk mencoba desain menggunakan aplikasi," beber Ismawati, Rabu (21/2/2024).

Baca Juga: Unik, Sekolah Islam di Kendari Ini Terima Pembayaran SPP Pakai Sampah