BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Aktifitas perambahan jati secara ilegal di kawasan hutan lindung Kecamatan Batauga kembali menjadi perhatian publik.

Ketua Gerakan Muda Buton Selatan (Gema Busel), La Ode Muh. Aliyamin mengancam bakal menggelar unjuk rasa meminta komitmen para pihak terkait persoalan itu.

"Persoalan ini harus menjadi perhatian kita bersama, khususnya pihak-pihak yang memang memiliki kewenangan dan kewajiban untuk urusan ini. Jadi, dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi solidaritas di Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lakompa, Polsek Batauga dan di Pemda Busel untuk kita minta komitmen mereka terhadap persoalan ini," kata La Ode Muh Aliyamin melalui rilis persnya kepada Telisik.id, Selasa (19/5/2021)

Pria berdarah Batauga itu menilai, aktifitas yang telah berlangsung lama ini berpotensi besar mendatangkan bencana sosial maupun bencana alam di daerah.

Baca Juga: Diduga Korupsi Rp 7,3 Miliar, Lima Oknum ASN di Sumba Timur Jadi Tersangka