"Kami atas nama TNI Angkatan Laut mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini dan memastikan bahwa jika terbukti bersalah, tersangka akan menerima sanksi serta hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku," tutup Mayor Laut Ronald Ganap.
Kasus ini menjadi perhatian serius di kalangan jurnalis, terutama rekan-rekan kerja korban. Tenny, seorang rekan kerja Juwita, mengungkapkan bahwa mereka masih menunggu perkembangan penyidikan.
"Kalau berduka sudah pasti. Bahkan sampai saat ini masih belum percaya bahwa Juwita saat ini sudah tidak ada. Sudah pergi untuk selamanya," ujar Tenny, melansir Tribunnews.
Tenny juga mengungkapkan kejanggalan sebelum Juwita ditemukan meninggal dunia. Ia menyatakan bahwa korban masih sempat membalas pesan WhatsApp pada pukul 10.49 WITA, tetapi tidak lagi merespons pesan berikutnya pada pukul 12.01 WITA.
"Sebelum kejadian, saya masih sempat bertukar pesan mengenai lokasi buka puasa bersama," ujarnya.
