Wa Pila merupakan anak dari almarhum La Masiara dan Wa Lidha. Dalam perjalanan pendidikan dan pekerjaannya, dukungan keluarga menjadi bagian penting, termasuk ketika ia mulai aktif membuat konten bersama ibunya.
Ia mulai membuat konten di media sosial sejak Agustus 2024. Aktivitas tersebut dilakukan di sela-sela kuliah dan menjadi salah satu cara untuk memperoleh pemasukan tanpa meninggalkan pendidikan.
Seiring berjalannya waktu, konten yang dibuat Wa Pila mulai membuka peluang kerja sama promosi. Ia mendapat tawaran endorsement dari sejumlah pelaku usaha, termasuk mempromosikan warung makan dengan bayaran Rp 500 ribu untuk satu video.
Penghasilan dari media sosial kemudian menjadi bagian dari aktivitas Wa Pila sebagai mahasiswa. Namun, perhatian yang diperolehnya di dunia digital juga disertai komentar dan perlakuan yang membuatnya kembali menghadapi perundungan.
Pengalaman tersebut bahkan turut dirasakan ibunya ketika keduanya membuat konten bersama. Wa Pila mengatakan, ibunya juga menjadi sasaran komentar warganet yang menyinggung penampilannya.
