Dikatakan Sri Sultan HB X, jika masih terdapat warga masyarakat yang kumpul-kumpul di kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer tanpa menerapkan protokol kesehatan, akan ditindak tegas dengan dibubarkan.
Baca juga: Riwayat Panjang dan Makna Filosofis Alun-alun Utara Yogyakarta
"Sebab risiko terlalu besar jika tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan physical distancing," tandas Sri Sultan HB X.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengaku tidak segan-segan untuk menutup titik-titik yang dijadikan tempat nongkrong warga yang tidak mengindahkan protokol kesehatan di tengah ancaman pandemi COVID-19.
"Di Malioboro mereka kongkow-kongkow sambil duduk ya ora nganggo masker (tidak memakai masker)," ujar Sri Sultan HB X, Senin (8/6/2020).
