Muhammad Saiful menilai, kenaikan tersebut masih dalam kategori wajar.
"Di Jawa itu kenaikanya sangat tinggi, bahkan di Sulawesi Selatan (Sulsel) naik 30 persan. Tapi kita di Kendari berdasarkan hasil sampel di beberapa pasar tradisional, masih relatif aman dan terkendali. Cabe kita ada dari Konsel dan Konawe," ungkap Saiful.
Meski dijamin aman, pihaknya tetap akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, guna menjaga stok hingga lonjakan harga yang bisa terjadi kapanpun.
Baca Juga: Pemkot Baubau Jamin Ketersediaan Sembako Jelang Ramadan hingga Idul Fitri
"Misalnya soal beras, maka kami langsung informasikan ke Bulog. Tapi biasanya pengalaman tahun lalu, jelang Ramadan, yang paling kita jaga stoknya adalah telur dan terigu karena ibu-ibu suka bikin kue. Tapi intinya stok saat ini masih aman," pungkasnya.
