Berdasarkan data dari Disperindagkop dan UKM Kendari, 11 komoditas komponen kebutuhan pokok masyarakat masih dalam keadaan surplus.
Di antaranya adalah beras (ketersediaan 784,14 ton - kebutuhan 569,15 ton) neraca surplus 214,99 ton, jagung (34,7 ton - 31,40 ton) surplus 3,33 ton, bawang merah (41,05 ton - 9,66 ton) surplus 31,39 ton.
Selanjutnya, bawang putih (32,95 ton - 6,28 ton) surplus 26,67 ton, cabai besar (11,35 ton - 3,30 ton) surplus 8,05 ton, cabai rawit (16,34 ton - 2,90 ton) surplus 13,44 ton, daging sapi/kerbau (8,71 ton - 0,72 ton) surplus 7,99 ton, daging ayam ras (33,55 ton - 19,57 ton) surplus 13,98 ton, gula pasir (58,49 ton - 29,71 ton) surplus 28,78 ton, dan minyak goreng (ketersediaan 618,73 ton - kebutuhan 42,28 ton) surplus neraca 576,45 ton. (B)
Reporter: Arini Triana Suci R
Editor: Fitrah Nugraha
