Sesuai dengan komitmen tersebut, ia menambahkan, telah dilakukan penandatanganan kontrak penyediaan aspal Buton dari 10 paket pekerjaan jalan nasional dengan total volume aspal Buton sebesar 6.839 ton untuk panjang jalan 63,7 Km pada Juni 2023 lalu.
Pemanfaatan aspal Buton diperkirakan bukan lagi sebatas uji coba, tapi sudah merupakan pilihan teknologi yang layak secara teknis dan ekonomis. Seperti di Provinsi Bengkulu, tercatat penggunaan aspal Buton untuk penanganan jalan sepanjang 19 Km pada tahun 2023 yang memanfaatkan 933,31 ton aspal Buton.
"Sedangkan untuk penggunaan aspal karet sebanyak 1.323 ton. Kita tahu bahwa produksi karet di Bengkulu ini cukup besar,” jelasnya.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Aryatno Sihombing mengatakan, aspal Buton tersebut seluruhnya digunakan untuk penanganan jalan sepanjang 19 Km di seluruh Bengkulu.
Baca Juga: Ketua Kadin Beber Kualitas, Wali Kota Kendari Keluarkan Intruksi Penggunaan Aspal Buton
