"Sampai sekarang tidak ada penjual yang tempati," kata Rajamuddin, Kamis (30/9/2021).

Ia menerangkan, setelah diresmikan tahun 2016 pasar tersebut memang pernah ditempati oleh beberapa pedagang. Namun tidak berlangsung lama dikarenakan sepinya pembeli.

"Ada yang pernah tempati satu, dua orang. Tapi sekarang sudah tidak adami," lanjutnya.

Saat ini, pedagang yang diperuntukkan menempati pasar Nambo tersebut lebih memilih membuat lapak sendiri. Rajamudin bilang, mereka tersebar di dua tempat yakni Kelurahan Petoaha dan Sambuli.

"Sambuli penjual sayur dan Petoaha itu penjual ikan," pungkasnya.