“Lahan sawah baru ini akan dibagi ke sejumlah wilayah yang memenuhi kualifikasi untuk menjadi lahan persawahan. Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) akan menjadi daerah terbesar untuk pembukaan lahan tersebut,” ujar Rusdin, Kamis (12/12/2024).

Diharapkan dengan dibukanya 5.726 hektare lahan sawah baru ini, produksi padi di Sultra akan terus tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun.

Program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan beras dari luar daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Kota Kendari Merangkak Naik Jelang Nataru

Sebagai langkah awal dalam mendukung program ini, Distanak Sultra akan menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, seperti benih, saluran irigasi, dan pupuk. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses penanaman setelah lahan sawah baru tercetak.