"Kami kagum dengan kerukunan di Nusa Tenggara Timur. Baru sedikit informasi yang kami dapatkan tetapi sudah kagum, maka kami ingin informasi lebih tentang kerukunan Nusa Tenggara Timur," ungkap Ketua FKUB Deli Serdang Sumut, H. Waluyo, Selasa (8/11/2022).
Waluyo menyebut, pihaknya sangat antusias mengenai kondisi fundamental perawatan umat beragama di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mereka pelajari.
"Kami tidak salah memilih Nusa Tenggara Timur untuk belajar lebih banyak di sini tentang toleransi," ujarnya.
Sementara itu, pengurus FKUB Nusa Tenggara Timur, Sisilia Sona, dalam kesempatan tersebut bersama Ketua FKUB Nusa Tenggara Timur, Dr Yuliana Salosso turut memberikan wawasan kerukunan agama.
"Sejak tahun 2000-an tidak ada konflik serius mengenai agama," tambah Sisilia yang juga mantan Kepala Kesbangpol Nusa Tenggara Timur.
