SURIAH, TELISIK.ID - Siapa yang tak mengenal Sungai Efrat, salah satu sungai terpenting dalam sejarah, yang disebut-sebut menjadi salah satu tanda datangnya hari kiamat.

Sungai Efrat adalah sungai terpanjang di Asia Barat, dan merupakan salah satu sungai terpenting dalam sejarah. Dari sumbernya di kawasan timur Turki, Sungai Efrat mengalir melintasi Suriah dan Irak, sampai akhirnya bersatu dengan Sungai Tigris menjadi Sungai Syattul Arab yang bermuara di Teluk Persia.

Dikutip dari Islam.nu.or.id, sebuah hadis menyebutkan dari riwayat Muslim berikut ini.

“Kiamat tidak akan terjadi sampai al-furat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya. Dari setiap seratus orang (yang memperebutkannya), terbunuhlah sembilan puluh sembilan orang. Setiap orang dari mereka mengatakan, ‘Mudah-mudahan aku-lah orang yang selamat,” (HR Muslim).

Melansir dari Almonitor.com, tingkat air di Sungai Efrat telah mencapai tingkat yang sangat rendah dalam beberapa tahun terakhir. Arus dari Turki menuju wilayah Suriah di bawah 200 meter kubik per detik, yang kurang dari setengah jumlah yang disepakati  antara kedua negara pada tahun 1987.