Ia memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam memajukan sebuah daerah, di antaranya pentingnya menciptakan masyarakat yang terampil dan memiliki kompetensi.

Baca Juga: BLK Berganti Nama Jadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas

“Membuat masyarakat terampil merupakan hal yang kami tekankan, karena dengan itu masyarakat dapat mengelola bantuan yang kami berikan dengan baik. Kalau tidak begitu, bantuan pemerintah bisa tidak berguna, makanya syarat tambahan untuk penerima bantuan adalah mesti pernah menerima pelatihan,” jelasnya.

Mengenai kegiatan itu, Kepala BPVP Kendari, La Ode Haji Polondu berharap, peserta bisa maksimal dalam mengikutinya. Agar kelak dengan keterampilan yang dimiliki mampu menciptakan lapangan kerja, atau masuk ke dunia usaha dan industri.

Ia menjelaskan, BPVP Kendari sebagai pembina BLK UPTD se-Sultra mendukung perkembangan BLK UPTD yang ada di daerah. Bentuk dukungannya tidak hanya paket pelatihan, namun juga termasuk bantuan fasilitas berupa alat-alat praktek.