"Ini bentuk kekecewaan kami terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur," kata Felix yang juga ikut menanam pohon pisang di lokasi itu.
Jalur tersebut kata dia, merupakan akses utama warga dari Kabupaten Manggarai Barat menuju Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai untuk menjual hasil bumi seperti kopi, cengkeh dan kemiri.
Tak hanya itu, jalur tersebut juga sering dilewati Istri Gubernur, Julie Laiskodat serta para pejabat dari provinsi lainnya.
“Istri gubernur dan pejabat dari provinsi sering melintasi jalan rusak ini, tetapi (mereka) tidak peduli,” ujarnya.
Felix juga menyebutkan, warga Munta sangat terganggu dengan kondisi jalan tersebut, pasalnya aktivitas kendaraan sampai berjam-jam harus terendam dalam kubangan lumpur, sehingga sebagian kendaraan roda dua harus terobos lahan warga.
