Ia berharap pemerintah bisa segera mengaspal jalan tersebut, apa lagi posisinya dekat dengan kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.
"Pemerintah kan harusnya melihat dan mendengar juga keluhan masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: Warga Resah Sering Telat Masuk Kerja karena Jalan Rusak
Warga lainnya, Astiarita merasa kesal karena hampir setiap hari terganggu debu. Akibatnya, kesehatannya terganggu. Ia mulai terserang batuk, flu bahkan anak-anaknya jadi sering sakit.
"Kalau bisa secepatnya diaspal, apa lagi ini kan sudah hampir bulan puasa," cetusnya.
