MUNA, TELISIK.ID - Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Desa Bahutara, Kecamatan Kontukowuna sedikit terusik.

Pasalnya, gedung serbaguna disegel oleh masyarakat setempat hanya karena persoalan pergantian imam desa. 

Penyegelan itu diketahui, setelah Camat Kontukowuna, La Inpres bersama forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) akan melakukan aksi perubahan melalui sosialisasi penegakan hukum dan pendidikan anti kekerasan.  

La Inpres yang tak lain merupakan Ketua Tim Tanggap Konflik (Tanggo) langsung bertindak. Ia membuka segel dari kayu itu.

"Awalnya, Pj kades Bahutara menyarankan untuk lewat pintu belakang, saya menolak dengan alasan percuma kita mau sosialisasi, kalau fasilitas desa tersegel. Makanya, saya langsung memutuskan untuk membuka segelnya," kata Inpres, Rabu (13/10/2021).