"Ini merupakan tindak lanjut dari MoU/Nota kesepahaman dengan Direktorat Jendral Tanaman Pangan," tambahnya.
Ia juga menjelaskan, MoU ini dikonkritkan lagi dengan kerjasama antara pejabat pembuat komitmen Direktorat Pembenihan Tanaman Pangan dengan Kepala UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk Balai Benih Sulawesi Tenggara alokasi pengembangan sorgum seluas 2 hektare dengan target produksi sebanyak 1.5 ton perhektre yang ditanam di lahan BBI Wawotobi.
Tempat sama, Kepala BBI Wawotobi, Marwan Akbar Marzuki menuturkan, sorgum merupakan bahan pangan pengganti gandum yang bisa jadi makanan pokok pengganti beras.
