“Itulah mengapa kita buat Golkar Menyapa agar pengurus Golkar bisa saling dekat dengan masyarakat, sehingga mereka juga pada saat turun lapangan atau ke masyarakat bisa mendapatkan nilai plus dari masyarakat,” kata Inarto.

Baca Juga: Koalisi Indonesia Bersatu Segera Dibentuk di Kota Kendari

Sementara itu, Ketua Bappilu Golkar Kendari Sahabuddin, menyambut baik survei LSS. Namun dalam survei tersebut terdapat 430 dari 1.100 responden yang belum menentukan pilihan, sehingga ini menjadi PR Golkar, agar bagaimana yang belum menjawab menjatuhkan pilihannya ke Golkar.

Menurutnya, untuk terus meningkatkan elektabilitas partai, dibutuhkan kerja-kerja yang masif dari kader maupun pengurus dari tingkat kota hingga ke kelurahan. Kerja yang masif ini, kata Sahabuddin, akan berdampak positif pada Golkar di Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Politisi PAN Sebut Perombakan Kabinet Picu Efek Domino Politik Nasional