Salah satu penyebabnya, mungkin berhubungan dengan masuknya teknologi modern ke Bhutan. Meskipun selama beberapa dekade Bhutan telah melarang teknologi masuk ke negaranya, tampaknya kemajuan teknologi seperti ponsel, TV, dan komputer secara perlahan mulai masuk dan membawa permasalahan baru, serta menyebabkan cara hidup lama masyarakat Bhutan mulai menghilang.
Baca Juga: Mike Tyson Pukuli Penumpang Pesawat hingga Terkapar, Padahal Fans Beratnya
Dalam beberapa tahun terakhir, TV dituding menjadi salah satu penyebab 'berkurangnya kebahagiaan' warga Bhutan karena berbagai macam hal yang terjadi di sana, mulai dari tindak kejahatan yang terus meningkat, hingga berubahnya demografi negara karena penduduk pedesaan pindah ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan.
Iklan yang ditampilkan pada TV dinilai telah membangun keinginan masyarakat, yang tidak dapat mereka peroleh dengan kondisi ekonomi mereka saat ini. Phuntsho Rapten dari Centre for Bhutan Studies menyebutkan, kejahatan dan korupsi sering lahir dari hasrat ekonomi.
Phuntsho Rapten dari Centre for Bhutan Studies menyebutkan, kejahatan dan korupsi sering lahir dari hasrat ekonomi. Perubahan iklim, dan isu modern lainnya, juga mengambil peran pada perubahan yang terjadi di Bhutan.
