Baca Juga: Warga Kendari Keluhkan Kabel Melintang di Tengah Jalan Orinunggu

Pendapatan yang lebih besar dan stabil inilah yang membuat Herman memutuskan untuk bertahan dan serius mengembangkan bisnis ayam potong yang diberi nama Raja Ayam Kendari.

Ide untuk memulai bisnis ini muncul setelah Herman mengikuti sebuah seminar bisnis. Dalam sesi tanya jawab, ada pertanyaan yang menarik perhatiannya: "Usaha apa yang baik untuk kita lakukan?"

Pemateri seminar menjawab secara sederhana bahwa apa saja yang bisa dijual bisa dijadikan usaha. Jawaban ini membuka mata Herman untuk melihat potensi dari hal-hal sederhana di sekitarnya, termasuk ayam potong yang akhirnya menjadi pilihan usahanya.

Namun, perjalanan Herman dalam bisnis ayam potong tidak selalu mulus. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah sulitnya menjual ayam di pasar yang sudah penuh dengan kompetitor.