KENDARI, TELISIK.ID - Program bisnis center yang dirancang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, dipastikan digelar di tahun 2023 mendatang. Program yang dirancang dari dua tahun sebelumnya harus terhambat akibat dana yang dibutuhkan mencapai Rp 200 juta.

Program yang dikhususkan untuk sekolah SMK tersebut, dirancang untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para siswa, serta memamerkan hasil karya dan inovasi dari berbagai jurusan yang ada di SMK.

Kabid SMK Dikbud Sulawesi Tenggara, La Ode Fasikin mengatakan, bahwa program bisnis center, sebenarnya sudah digagas dari beberapa tahun sebelumnya. Hanya saja selalu mengalami kendala saat akan didirikan.

"Kendalanya selalu di masalah anggaran, karena dalam pembuatan program tersebut, dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Semoga di anggaran perubahan tahun ini, bisa dianggarkan. Sehingga program bisnis center bisa berjalan," ungkapnya Rabu (6/7/2022).

Fasikin menuturkan, bisnis center ini akan menjadi wadah bagi para siswa-siswi SMK, untuk bagaimana bisa memamerkan hasil karya mereka, untuk bisa dipasarkan ke masyarakat umum.