Ketum Muslimat NU ini mengatakan, potensi market di sektor pariwisata akan meningkat dengan berdirinya Monumen Reog ini. Hal ini dikarenakan monumen ini akan terkoneksi dengan banyak daerah wisata pendukung lainnya. Seperti wisata Sarangan dan Tawangwangu.

Sedangkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, Monumen Reog Ponorogo ini dapat menjadi destinasi wisata berbasis budaya yang akan menumbuhkan ekonomi baru di Ponorogo. Diharapkan, seluruh proyek bisa terselesaikan akhir tahun 2024 mendatang.

Baca Juga: Monumen COVID-19 Dibangun di Yogyakarta

Mantan Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur ini meyakini jika Monumen Reog sudah jadi, dengan tinggi 126 meter bakal menjadi patung tertinggi di Indonesia. Lima meter lebih tinggi dari patung GWK yang saat ini bertengger di urutan ketiga patung tertinggi di dunia.

Sebagai informasi, dalam desain MRMP akan dirancang dengan konsep bangunan yang mengadopsi prinsip-prinsip arsitektur vernakular khususnya Jawa yang diinterpretasikan ke dalam tata bangunan yang tidak masif, tersebar namun tertata, mempunyai atap dengan overstek lebar, ruang seni dengan bukaan untuk ventilasi silang, dan pencahayaan alami yang lebih maksimal.