Baca Juga: Bangun Aula Serbaguna Kepemudaan, Pemkot Kendari Habiskan Anggaran Rp 620 Juta
Penanggung jawab Satker Kendari BPSPL Makasaar, Jupri mengungkapkan, jenis lumba-lumba tersebut adalah hidung botol.
"Jenisnya lumba-lumba hidung botol. Kemungkinan penyebab terdamparnya adalah gangguan pada sistem sonar yang terdapat pada lumba-lumba itu," kata Jupri.
Dia menambahkan, panjang lumba-lumba itu sekira 2,45 meter, dan merupakan lumba-lumba betina.
Jupri juga menegaskan bahwa hewan lumba-lumba ini statusnya dilindungi dan kejadian seperti ini sudah dua kali terjadi di Teluk Kendari.
